Simple Gift

Knowledge is not skill, knowledge plus 10.000 repetitions creates skill – (Sinichi Suzuki)

8 Poin Dalam Belajar Musik (Alat Musik)

Posted by Ruland on 2 June 2010

http://www.jojaffa.com/wp-content/uploads/2009/05/music_air_guitar.jpg

Pertanyaan anda : Apakah aku bisa bermain alat musik ?

Pertanyaan saya – apakah anda mau bermain alat musik ?

Sempat pun menjadi pemikiran saya, bahwa bakatlah yang menentukan, tetapi dengan berlalunya waktu, perlahan hadir sejumlah pemikiran bahwa bakat bukanlah yang utama dalam menentukan apakah aku bisa bermain musik (bermain alat musik)? atau tidak – dalam berbagai alasan maupun situasi dan kondisi.

Kebanyakan kita berpikir bahwa hanya orang yang memiliki bakat saja yang dapat bermain musik dengan baik, atau… musik itu memerlukan bakat barulah bisa… Namun pada akhirnya saya berani menjamin bahwa ini merupakan pemikiran yang keliru, bakat adalah poin terakhir dalam bermusik, meskipun bisa menjadi yang pertama, tetapi bukan yang utama.

Lantas!, apa yang utama?

Terakhir kali saya berpikir, ada 8 poin yang hadir didalam benak… hmmmm tapi rasanya 8 poin ini berlaku untuk segala hal…

1. Kemauan (minat)

Anda mau atau tidak?, apakah suka atau tidak?, tertarik atau tidak? (…) ketika kita bisa menjawab hal ini dengan kata “YA”, maka haruslah didukung dengan tindakan. Tidak ada kemauan?, silahkan duduk manis.

Jika poin pertama ini saja sudah mendapatkan banyak alasan, mungkin anda tidak perlu melanjutkan membaca :)

Read the rest of this entry »

Posted in Belajar Musik, Seni (Musik) Dan Psikologi, Tips Dan Motifasi | Tagged: , , | 7 Comments »

Ambillah Waktu

Posted by Ruland on 27 February 2010

Ambillah waktu untuk berpikir,

karena itulah sumber kekuatan.

Ambillah waktu untuk membaca,

karena itulah sumber hikmat.

Ambillah waktu untuk bermain,

karena itulah rahasia untuk tetap muda.

Ambillah waktu untuk berdiam,

karena itulah kesempatan untuk mencari Allah.

Ambillah waktu untuk mengasihi dan dikasihi,

karena itulah Anugerah Allah yang terbesar.

Ambillah waktu untuk tertawa,

karena itulah musik bagi jiwamu.

Ambillah waktu untuk bersahabat,

karena itulah jalan kebahagiaan.

Ambillah waktu untuk berdoa,

karena itulah jalan terbesar dipermukaan bumi ini.

Tapi sayang, orang-orang modern selalu berkata :

Maaf !, saya sibuk, tidak ada waktu…

Dan itulah Tragedi.

______________

oleh : Nn

Posted in Kata Bijak | Tagged: , | 6 Comments »

Musiik???!!! Apakah Kamu Bisa Hidup Dengan Musik?

Posted by Ruland on 2 February 2011

http://www.kegworthmusic.com.au/

MUSIIK???!!! Apakah kamu bisa hidup dengan musik?

Sebenarnya ini merupakan kalimat seorang pastor berwarga negara belanda, yang di lemparkan keras kedalam kepalaku pada februari 1999…, ketika itu saya hanya membalas ucapannya dengan senyuman manis (sedikit dongkol), tetapi seiring berlalunya waktu, akhirnya saya memahami maksud beliau, sebab beliau seorang pecinta musik klasik, ungkapannya semata hanya untuk menguji kesungguhan hati, tentang apa yang saya inginkan.

Andapun tentu pernah menjumpai sejumlah ungkapan dengan makna yang tidak jauh berbeda dengan ungkapan diatas, seperti… ngapain kamu belajar musik? ; ngapain kamu belajar melukis? ; ngapain kamu belajar menari?, dsb; ataau, sejumlah pertanyaan menyangkut bidang seni lainnya yang sering diawali dengan kata : untuk apa?, pentingkah?… dsb.

Bahkan sekarangpun, masih banyak orang yang memiliki pemikiran diatas, seakan-akan bahwa pilihan seseorang itu salah, tidak bermutu, tidak bermanfaat/tidak berguna, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, perlu disadari bahwa setiap ungkapan/pernyataan/ucapan, tentu memiliki alasan, apakah pada dasarnya mereka memang memandang seni hanya dengan ‘sebelah mata’, ataukah hanya sekedar menguji.

Read the rest of this entry »

Posted in Testimony, Tips Dan Motifasi | Tagged: , | 1 Comment »

Katanya Seni Adalah Penyeimbang Dalam Pendidikan, Benarkah?

Posted by Ruland on 11 January 2011

Seni, sudah sering digembar-gemborkan para ahli pendidikan sebagai penyeimbang didalam pendidikan / kegiatan belajar dan mengajar (KBM), (dengan judul pelajaran : Seni dan Budaya), benarkah?

Ada dua buah pertanyaan :

  1. Apakah kita sungguh memahami arti kata tersebut (penyeimbang)?
  2. Apakah Seni dan Budaya sudah menyeimbangkan?

Yaah …. lagi-lagi ‘kata’, yaaaa maap, ini kan berkaitan dengan tata bahasa yang baik dan benar, dan makna yang terkandung dalam sebuah ‘kata’ hehehehe

Read the rest of this entry »

Posted in Opini, Seni (Musik) dan Pendidikan | Leave a Comment »

Hiburan dalam Pendidikan atau Pendidikan dalam Hiburan?

Posted by Ruland on 2 January 2011

http://www.simplifythis.com/blog/small-business/online-invoicing-and-appointment-scheduling-for-music-teachers/

Musik (Seni) dalam Pendidikan? atau Pendidikan dalam Musik (Seni)?

Minat dan Bakat dalam Pendidikan? atau Pendidikan dalam Minat dan Bakat?

Hiburan dalam Pendidikan? atau Pendidikan dalam Hiburan?

Read the rest of this entry »

Posted in Opini, Seni (Musik) dan Pendidikan | Leave a Comment »

Diskriminasi Dalam Bidang Seni (Musik)

Posted by Ruland on 10 December 2010

http://www.music.mahidol.ac.th/en/news_view.php?id=30

Guru musik? (seni), Ogah aaaah….. Akhirnya, sekolah pun kebingungan mencari guru musik, kemanakah “mereka”?, ngapain aja para pemusik hebat kita?, terutama yang memiliki dasar pendidikan musik formal maupun non formal?, rupanya, cukup banyak dari mereka TIDAK tertarik menjadi guru, kenapa? : tidak bisa? ataau tidak mau?

Jumlah guru seni (musik) di sekolah?

Bisa dibayangkan?, misalnya sebuah sekolah setingkat SMP/SMA – setiap tahunnya memiliki jumlah minimal murid antara 200 s/d 400 orang, dengan minat dan bakat seni yang berbeda, sedangkan mata pelajaran seni sendiri terbagi atas sejumlah bidang yang berbeda segi pendalamannya dengan bidang seni lainnya, antara lain : seni musik, tari, teater (drama), lukis, ukir, dll…

Nah, jika sebuah sekolah hanya memiliki guru musik, bagaimana satu orang guru musik ‘terpaksa’ menguasai semua bidang seni? demi memenuhi kebutuhan SDM anak dimasa mendatang, ini namanya ‘egois’ (entah siapa yang egois).

Akhirnya mereka yang memiliki pengetahuan seni / musik secara otodidak yang “merasa terpanggil”, akhirnya “dipakai” sebagai pengajar musik (seni) di sekolah-sekolah, semestinya, merekalah yang harus lebih dihargai. Why?, ya iya dong, merekalah yang lebih banyak melakukan sesuatu yang belum dilakukan di sekolah tersebut. Namun, apa yang terjadi?, apa alasannya?, ijazah dan akta mengajar?. Bahkan orang yang berijazah dan beraktapun belum tentu bisa mengajar lebih baik daripada mereka. Sementara menjadi seorang guru musik?, memiliki tuntutan yang sangat berat.

Read the rest of this entry »

Posted in Opini, Seni (Musik) dan Pendidikan, Testimony | Leave a Comment »

Ini Tantangan? atau Kutukan?

Posted by Ruland on 27 August 2010

http://blogs.ocweekly.com/navelgazing/music_teacher.jpg

Berapa banyak bidang seni yang ada? : musik, tari, ukir, lukis, peran (drama/teater), dsb (maaf, jika ada yang belum disebutkan). Dari kelima bidang yang disebutkan, jika kita mau membuka mata, maka setiap bidang ini memiliki keterkaitan tetapi juga bertolak belakang karena masing-masing bidang memiliki pendalaman ilmu yang berbeda.

Sebuah contoh dari bidang musik. Musik, memiliki beberapa penjurusan / pendalaman ilmu. Ada jurusan Aransemen dan Komposisi, Penyajian (performance), Musik Gereja, Musik Sekolah, dan lain sebagainya.

Penjelasan singkatnya : misalnya, seorang Penyaji Musik, dia mendalami tentang bagaimana menjadi pemain sebuah alat musik yang profesional, sehingga dapat menampilkan / menyajikan sebuah pertunjukan / konser musik yang berkualitas. Sedangkan seorang yang jurusannya Musik Gereja, salah satunya adalah mendalami tentang musik dan penggunaannya didalam sebuah liturgi (ibadah di gereja). Dan lain sebagainya.

Nah, sekarang kita kembali. Ada 5 bidang dengan 5 pendalaman ilmu yang berbeda. Berarti, minimal ada 5 guru yang dibutuhkan untuk satu sekolah. Pertanyaannya adalah :

  1. Read the rest of this entry »

Posted in Opini, Seni (Musik) dan Pendidikan, Testimony | Tagged: , | Leave a Comment »

Durasi Waktu Kursus 30 Menit, Cukupkah…?

Posted by Ruland on 4 May 2010

http://belajar-piano.com/tips/articles/membuka_kursus_baru.htm

Berapa lama durasi waktu les musik yang efektif?

“Selamat siaaang”, saya disambut sapaan lembut serta senyuman manis gadis cilik berusia sekitar 5 tahun. “Selamat siang juga dek” sapaku sambil membalas senyumnya, sembari “mengangguk” pada kedua orang tuanya. Pastinya mereka datang untuk meninjau kegiatan di tempat kursus kami (Jayapura), dan kelihatannya sedang memilah-milah intstrumen musik yang akan diikutkan pada sang anak?, vokal, keyboard, atau piano?

Setelah berkonsultasi dengan instruktur musik lainnya, tibalah giliran saya untuk melayani obrolan seputar piano. Dari sekian banyak obrolan kami, terdapat sebuah pertanyaan menarik untuk ungkapkan disini :

“ Pak, apakah 30 menit itu waktunya cukup untuk sekali pertemuan dalam tiap minggunya? ”

Sebagian besar pernyataan ini muncul dari para orang tua yang mengantarkan anaknya ke tempat kursus musik…, dan ini adalah realita yang dialami oleh hampir semua lembaga kursus musik di negeri tercinta kita ini, apalagi untuk daerah / kota dimana musik masih menjadi minoritas.

Pernyataan (pertanyaan) tersebut sering saya temui, tetapi ada yang lebih dahsyat lagi… pertanyaan serupa dengan durasi yang berbeda :

Read the rest of this entry »

Posted in Belajar Musik, Seni (Musik) dan Pendidikan, Seni (Musik) Dan Psikologi, Testimony | Tagged: , | 1 Comment »

Melihat Kembali Pendidikan Musik Di Sekolah

Posted by Ruland on 25 April 2010

Sebentar lagi Hari Pendidikan Nasional – 2 Mei, tidak ada salahnya kita bersama-sama melihat kembali bagaimana pendidikan musik di sekolah….??

Oleh : Michael Budiman

Beberapa waktu ini sering terbersit di benak, apa yang telah diberikan pendidikan nasional kita untuk perkembangan musik. Selalu pecinta musik menimbang, apakah pendidikan musik di sekolah-sekolah sudah menumbuhkan kecintaan siswa terhadap musik?

Apabila pertanyaan tersebut muncul, dengan sangat menyesal jawaban yang kerap muncul adalah ‘belum’. Pendidikan musik di sekolah belum mampu mendorong seorang siswa untuk mencintai musik.

Rasanya berbeda sekali dengan pendidikan mata pelajaran lainnya. Banyak siswa jatuh cinta pada matematika ataupun antropologi karena bersinggungan dengan mata pelajaran tersebut di sekolah. Dan kurikulum pelajaran tersebut menjawab minat dan keingintahuan siswa akan pelajaran tersebut.

Read the rest of this entry »

Posted in Seni (Musik) dan Pendidikan | Tagged: | 1 Comment »

Kemanakah Perginya Musisi Gereja?

Posted by Ruland on 4 April 2010

Gambar : http://www.beatenbergbilder.ch

“Apakah kakak bersedia membantu pelayanan di gereja kami untuk hari minggu besok?, soalnya kami hanya memiliki satu orang organis, dan saat ini beliau sedang sakit…”

Sungguh ironis, karena hal ini hampir dialami oleh setiap gereja, bahkan hampir setiap minggunya kita hanya melihat orang yang sama yang duduk di belakang papan keyboard…., lantas – bagaimana dengan gereja yang ada di daerah terpencil? …tidak dapat terbayangkan…  dan saya memiliki 2 pertanyaan yaitu :

1. Apa peran mereka (musisi/musik) dalam misa/ibadah?
2. Kemanakah perginya musisi gereja?

Read the rest of this entry »

Posted in Opini | Tagged: , , , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.