Belajar Biola 06 – Teknik Menggesek
Teknik Dasar
Menggosok senar . . . eh salah, Menggesek Senar
Tangan kanan adalah pemegang kendali dalam menghasilkan suara yang “enak” didengar. Namun perlu diingat bahwa teknik menggesek dan memegang bow merupakan satu kesatuan (bowing tecnique), meski kedua teknik ini dapat dilatih secara terpisah.
Apa yang diperintahkan tangan kanan, akan “dituruti” oleh bow, jadi turut mempengaruhi bunyi yang dihasilkan, maka, selalu ingatkan tangan kanan anda untuk mempertahankan teknik memegang bow.
Gerakan dan Bentuk Tangan Kanan
Klik disini untuk melihat gambar ukuran besar
Teknik Dasar Menggesek 1
(1) Dalam hal ini, cara penyampaian saya begini : pergelangan tangan dan lengan bawah (siku) menjadi poros pergerakan (gambar A) dalam mengendalikan arah bow agar tetap lurus – saat memotong senar
, sehingga pergerakan bow diatas senar (biola) akan terlihat seperti tanda plus (+) (Gambar C & D).
Gambar E adalah keterangan tangan kanan.
Untuk itu, batasi ruang gerak lengan atas (siku) (Gambar F ) ke arah luar (kanan) dan ke dalam (kiri) – lain kata : tidak terlalu ke-luar (ke-kanan) – atau ke-dalam (ke-kiri), agar bow tidak miring kanan dan kiri.
Untuk melatih batas ruang gerak dari lengan atas, anda bisa sembari bercermin, atau berdiri di samping dinding / pintu (Gambar F) yang dapat menahan gerak lengan anda ke-arah luar (ke arah kanan anda). Ingat, saat bow digesek turun, tangan kanan kita yang seharusnya turun (menjauh), bukan biola kita yang bergerak menjauh
.
____________________________________________________
Klik disini untuk melihat gambar ukuran besar

Teknik Dasar Menggesek 2
Teknik Dasar Menggesek 2
Gambar 3b adalah keterangan bagian bow.
(2) Saat bow berada pada bagian pangkal (gbr.3b), bagian telapak tangan tertekuk “keluar”, dan akan terlihat seperti kita hendak mencium pergelangan tangan (Gambar 1).
(3) Ketika bow berada pada bagian ujung/tip , bagian telapak tangan tertekuk “ke-dalam” (Gambar 2), tetapi lekukan ini tidak nampak bagi mereka yang memiliki tangan yang panjang.
Bagi anda dengan ukuran tangan yang lebih pendek, maka “lengan atas dan bawah” lebih diluruskan (tandanya-garis kuning dan merah pada gambar 3a dan 3b), tapi bagian telapak tetap tertekuk, agar posisi bow bisa tetap lurus , terutama ketika bermain di senar G (gbr.3b).
CATATAN : struktur anatomi tubuh manusia berbeda satu dengan lainnya, maka bentuk tangan setiap orang tidak akan sama persis.
(4) Yang berikut adalah : lengan atas hampir selalu sejajar dengan bow, seiring pergerakannya diatas senar (Gambar 4). Pelajari video berikut ini (klik link berikut) : Violin Lesson #7; String Crossing Pt. 1.
@ Jadi, saat menggesek senar, yang digerakkan adalah sedikit pada lengan atas/siku (dalam batas) – lengan bawah, dan pergelangan tangan.
Layaknya mengendarai sepeda motor, seseorang membutuhkan keseimbangan agar motor bisa melaju dalam posisi yang lurus dan tidak terjatuh J
Tips latihan : saat bow digesek dari “ujung (tip)” menuju “pangkal”, fokuskan pikiran pada pergelangan tangan (Gambar 2) bahwa pergelangan tangan tersebut akan dipertemukan dengan dagu anda, atau bayangkan kita hendak mencium pergelangan tangan.
@ Pelajari video berikut (klik link berikut untuk membuka video) :
Violin Lesson #11; Straight Bowing Techniques pt. 1
Violin Lesson #12; Straight Bowing Techniques pt. 2
Dalam video ini = J.S. Bach Sarabanda from Partita No. 2 for Violin Solo, perhatikan baik-baik bagaimana pergerakan dan bentuk tangan kanan diatas senar. selain itu, berikut ini adalah contoh lain dari youtube yang bisa anda pelajari.
Suzuki Book4, Vivaldi Concerto in a-minor, 3rd mov.
____________________________________________________
Produksi Suara
Produksi suara/bunyi yang dihasilkan dalam teknik menggesek disini melingkupi beberapa hal, al: seperti bobot (power) dan karakter. Saya menyebutnya “kepadatan bunyi/suara”, sebutan lainnya adalah : suaranya “bulat”, atau “berisi” dan lain sebagainya.
Bagaimana membedakannya?, dan bagaimana memproduksi suara gesekan yang dimaksud?
Perbedaan bunyi yang “padat” dan tidaknya ini bisa dipahami oleh mereka yang memiliki kepekaan pada pendengaran (telinga), atau mereka yang sudah mahir bermain biola. Nah, untuk membedakan, ataupun memproduksi suara/bunyi yang berkualitas, hanya ada satu cara, yaitu berlatih dengan tekun.
(1) Saat senar digesek pada bow bagian tengah, berikan “sedikit” tekanan pada bow yang dilakukan oleh jari telunjuk pada stick. Tekanan ini dapat terlihat pada jarak antara hair dan stick yang bertambah dekat (lihat gambar A pada poin (6) : Teknik Menggesek – Ilustrasi Gesekan).
(2) Saat gesekan dilakukan pada bagian ujung dari bow (tip), dibutuhkan tekanan yang lebih kuat dari jari telunjuk (dapat dibantu dengan jari tengah), dibandingkan saat bow berada (digesek) di bagian tengah.
(3) Ketika bow berada (digesek) dibagian pangkal (3b), tekanan pada bow perlu dikurangi, atau lebih sedikit dibandingkan dengan tekanan pada bow bagian tengah, dimana tekanan pada hair sudah dibantu oleh “berat dari frog”, sehingga tangan kanan hanya mengontrol atau “menyetir”. Disinilah jari kelingking berperan untuk menahan berat dari ujung bow.
(4) Setiap “tekanan” inilah yang perlu dikendalikan. Dilatih, hingga kita dapat memahami kapankah “tekanan” pada bow perlu dilakukan. Lihat video berikut sebagai panduan : Violin Lesson #15; Tone Production Techniques.
____________________________________________________
Salah satu cara memproduksi suara yang baik adalah dengan berlatih “nada panjang”… apa itu latihan nada panjang? … bagaimana melatihnya?
(5) Yang dimaksud dengan berlatih “nada panjang” adalah : menggesek senar biola dengan menggunakan keseluruhan bow, mulai dari pangkal hingga ujung, atau sebaliknya.
Nada panjang dapat dilatih dengan hanya menggesek satu buah senar saja, atau dua buah senar sekaligus tanpa ditekan oleh jari (open strings).
Hal ini dilakukan dalam jangka waktu tertentu, mungkin 2 – 5 menit atau sesuai kemampuan, tanpa berhenti – pada tempo atau ketukan yang sangat lambat. Agar hasil latihan anda maksimal, saya sarankan gunakan metronom untuk mengatur (ketukan tetap stabil tidak bertambah cepat / lambat) dan menjaga kestabilan gesekan bow. Untuk metronom manual, gunakan grave atau lento, untuk metronom digital, gunakan tempo antara 40 – 50. Jika anda tidak memiliki metronom, bisa mendownloadnya di sini, atau . . . gunakan hitungan detik dari jarum jam yang sedang berputar.
Bagaimana melatihnya? :
Dalam sekali gesekan turun (dimulai dari pangkal), atau naik (dimulai dari ujung/tip), tahan gesekan selama 8 – 10 detik (sesuai pilihan anda), hingga keseluruhan bow selesai digesek, atau . . . misalnya : saat mulai menggesek dari pangkal tahan gesekan selama 8 detik, hingga sampai di ujung (lihat gambar berikut).
Klik disini untuk melihat gambar ukuran besar

Teknik Menggesek - Nada Panjang 1
Selain cara diatas, kita dapat berlatih nada panjang (dalam sekali gesekan) sekaligus berlatih tangga nada (lihat halaman Belajar Biola 07 – Teori & Teknik Menemukan Nada), tentunya jari tangan kiri harus menekan senar
do-re-mi-fa-so-la-si-do. Ini disebut dengan teknik legatto. Disini, setiap nada dibunyikan (termasuk saat jari menekan) mengikuti ketukan atau hitungan sesuai detik pada jarum jam (setiap ketukan/detik, nada dibunyikan) (lihat gambar berikut)
Klik disini untuk melihat gambar ukuran besar

Teknik Menggesek - Nada Panjang 2
Lakukan hal ini berulang-ulang (gesekan naik dan turun) selama beberapa menit (sesuai kemampuan) tanpa berhenti, jika lelah, jangan diteruskan, berhenti sejenak, kemudian dilanjutkan kembali.
Saran : Untuk mencapai hasil yang maksimal, latihan ini dilakukan misalnya selama 1 bulan, dalam tempo / ketukan yang sama (misalnya 7 detik dalam satu kali gesekan) dan durasi waktu latihan yang sama (misalnya : 15 menit setiap hari).
Tujuannya : Agar tangan kiri (jika menggunakan tangga nada), dan tangan kanan (teknik memegang bow dan menggesek) kita, terbiasa dalam pola gerakan yang baik. Sehingga pada latihan selanjutnya, anda dapat melatih teknik yang berbeda.
(6) Dalam berlatih nada panjang, saya menggunakan pemahaman seperti ini, yaitu : mempertahankan volume bunyi dimanapun bow itu berada, apakah saat bow berada di ujung, tengah ataupun di bagian pangkal. Kata lainnnya mungkin begini : bunyi yang dihasilkan terdengar sama keras. Nah, jika besar kecilnya tekanan (berkaitan dengan poin 2) pada bow bisa saya persentasikan, kira-kira begini ilustrasinya (gambar B).
Klik disini untuk melihat gambar ukuran besar

Teknik Menggesek - Ilustrasi Gesekan
Teknik Menggesek – Ilustrasi Gesekan
____________________________________________________
@ Tujuan lain berlatih nada panjang adalah :
- untuk melatih “kapan” bow perlu diberi tekanan, dan
- melatih “lekukan” pada pergelangan tangan saat gesekan bow berada di pangkal, atau di ujung.
@ Lakukan latihan nada panjang sebelum berlatih lagu. Sebab saat berlatih sebuah lagu, kita hampir tidak memiliki kesempatan untuk memikirkan tentang tekanan ataupun lekukan lagi, walupun hal ini bisa dilatih saat yang bersamaan.
Tips 1. ketika berlatih nada panjang, jangan khawatir akan bunyi gesekan yang terdengar mungkin seperti engsel pintu yang sudah berkarat
. Abaikan suara-suara aneh itu dari pikiran, bunyi itu memang harus keluar saat pertama kali anda berlatih, itu pertanda bahwa energi / kekuatan dari tangan tersalurkan pada bow, tinggal berlatih untuk mengendalikannya.
Jika tekun, bunyi ini akan berkurang setiap harinya, dan akan hilang dengan sendirinya. perumpamaannya begini : ingatkah ketika pertama kali kita belajar mengemudi sebuah kendaraan bermotor, awal jalannya pasti tersendat-sendat. Atau mungkin sebuah sepeda ontel, jalannya pasti oleng kiri dan kanan
.
Tips 2. Sebelum berlatih, sempatkan diri beberapa saat untuk pemanasan fisik (bisa seperti senam) sebagai pelemasan otot dan syaraf.
_________________














arisa arihyoshi said
Kalo saya sih baru mau belajar. Rada deg degan juga sih, takutnya engga ngerti ngerti gimana cara ini itunya. Ya minta doanya aja semoga bisa dilancarin belajarnya, dan bisa cepet bisa
Amin
mas po,, said
Ayo bikin komunitas biola>>
bro n sist, bapak bapak dan ibu,
saya punya angan-angan bikin semacam komunitas belajar biola gratis,
di sini nanti kita bisa sharing dan mencoba memperkenalkan alat music biola kepada masyarakat lebih luas lagi>>
sasarannya bagi masyarakat ekonomi bawah,
Orang tua saya mempunyai work shop yang bisa bikin biola, saya bisa membuatkan biola yang harganya relatif lebih murah dengan harga biola di pasaran( karena semua bahan lokal), untuk kualitasnya bisa saya pastikan tidak kalah dengan biola dari cina.
Keuntungan bagi saya dengan komunitas ini adalah :
1. Semakin luas masyarakat yang mengenal biola, semakin usaha orang tua saya berkembang.
2. Semakin sering bergaul dengan komunitas pecinta biola, akan banyak improvement bagi produk saya.
3. Saya jadi bisa turut belajar gratis deh,, hehehee,,
Keuntungan bagi anggota:
1. Bisa mendapat biola dengan harga yang jauh lebih murah,
2. Bisa mengasah kemampuan bermain lebih lagi (bagi yang sudah mahir)
3. Bisa belajar biola gratis (bagi pemula)
4. Menemukan teman-teman sehoby
5. Mempunyai wadah untuk menampilkan kemampuannya.
5. Sebagai ajang actualisasi diri.
Nah, bagi yang tertarik dengan ide ini, silahkan contact saya melalui account fb di “sutopo11yahoo.com”
NB : Sangat diharapkan uluran tangan saudara-saudara yang sudah bisa bermain biola untuk berbagi ilmu dan pengalaman bagi teman-teman yang lain.
Terima Kasih, Tuhan Memberkati…
ambar said
mau tanya dong, knapa ya biola saya g mau bunyi ? : (
mas po,, said
Sedikit share,
Apakah senar dan bow-nya sudah digosok dengan rosin??
Kalau belum, buruan deh digosok!! rosin bisa dibeli di toko music, harganya sekitar 10 ribuan,,
Kalau udah digosok belum bunyi, mungkin stelan string atau bow-nya kurang kencang,, coba dekencengin dikit deh,,
Selamat Mencoba, semoga berhasil>>
Sekedar info nih bro,, Keluarga saya punya Work Shop yang bikin biola, gitar, dan berbagai Instrument string lainnya,,kalau ada dari temen-temen yang membutuhkan, bisa hubunngi saya >> silahkan add fb saya di sutopo11@yahoo.com, atau hubungi kunjungi link ini http://www.pirantilaras,com>>
Saya kasih spesial price buat yang temenan dengan FB saya,,
Saya juga berharap bisa copy darat dengan temen-temen sekedar saring n belajar biola bersama>>
aozozo said
Pak, terimaksih untuk blog Bapak ini,
sangat membantu dan memberi tambahan semangat bagi saya yang pemula ini, saat ingin menyerah belajar biola, saya slalu kembali kesini untuk mengingatkan, bahwa semua hal adalah proses, dan mengingatkan kembali kenapa saya mau belajar biola.
Terimakasih banyak ya, Pak.
Dede Nuryana said
Saya ingin sekali belajar biola dan saya sudah baca blognya pa Ruland dari pelajaran 1…….
Sebelum baca blog ini sama sekali blank dengan biola tapi sekarang sudah bisa membunyikan do re mi dengan beberapa nada dasar….
Oh ya…. Saya punya biola yang sederhana sekali, dapat beli 200rb, second….
Terima kasih Pak Ruland atas ilmunya…..
Dede Nuryana said
Buat teman2 yg ingin belajar biola, terus semangat berlatih…. Karena keinginan saja tidaklah cukup untuk menguasai biola….. Berlatih… Berlatih… Terus dan terus semangat.
Umur saya 40th bisa berlatih biola….. Apalagi yang muda2, pasti bisa. Iya kan Pak Guru Ruland..????
The Reverend said
pak, kok saya kalau waktu menggesek bownya ditekan, suaranya malah hancur (“krettttt”), mohon penceharannya.
aizuwan said
untuk maklumat bapak saya baru saja beli violin…tetapi saya x bisa mengeluarkn bunyi apabila saya mengeselnya….boleh x bapak bagi penyelasanya….
Ilyafad Bandung said
salam Pak Ruland. sy anak 14 thn, dr Bandung…
mau tanya pak, kalo di Gramedia itu, rat2 kisaran harga biola buat pemula berapa ya pak? trus ukurannya yg gimana ? tinggi sy 168, tdk terlalu kurus.
numpang sharing y pak .. =)
saya dr 2 tahun yg lalu ingin sekali bisa maen biola.. tp sy belum punya biola. mau kursus juga, saku tidak mendukung.. nah skrg sy udh bulatkan tekad nabung buat beli biola.. tp saya takut, nanti kalo udh dapet biolanya, sy ga bisa2 mainnya… saya jd ragu pak. tp pas sy liat posting2 bapak di blog ini, sy jd lebih lega, semoga aja dengan adanya blog bapak ini, sy bisa belajar otodidak sendiri.. aamiin..
trima kasih pak, ohya pertnyaan sy yg td tlg di jawab ya pak… sy tau bpk sedang sangat sibuk, tp sy sagat menanti jawaban dan pencerahan dr bapak…
skali lagi terima kasih banyak pak !!!
Merdeka!!!
wahyu said
Sudah lama saya tertarik untuk belajar biola, ternyata ada yang share pengalamannya
. Makin dibaca makin pengen membeli biola. Apakah ada saran utuk pemilihan tipe dan merk biola bagi pemula? Terima kasih
yoseph said
lapor..!! saya yoseph umur 16thn siap menjadi murid yg terbaik… ^^ tolong berikan ilmu bapak kepada saya..
saya pengen blajar n jadi pemain biola yg mahir bngt..
Akhlish D said
lapor Sir!,, ane awam nih, secara keseluruhan memang butuh niat utk main ya? kelihatannya sulit beudd,,tapi bacaan ini sangat berguna! trim Sir!
morris said
wah…dapet page ini langsung saya bookmark pak…berguna sekali
mohon kalo bisa diberi link download nada dasar utk penyeteman dlm bentuk mp3 atau sejenisnya pak, biar bisa stem sendiri…terimakasih, sukses selalu pak…
Ruland said
Trims juga Morris, tidak terpikir oleh saya untuk membuat nada untuk menyetem, sebagai pengganti keyboard….., ini linknya…., nanti coba dilihat dulu sendiri yah, ada yang udah sy jadikan satu (kompres), sementara mau sy update penjelasan di halaman belajar biola 02 dengan hal ini.
http://www.4shared.com/dir/ZlB_DUzM/File_Penalaan_Biola.html
Eh, lupa, format file-nya masih midi, jadi lebih ringan untuk didownload.
gebi said
Makaci inponya,
Saya pemula dan baru ikut les biola tp ga puny biola
Lesnya tu 4x sebulan
Apa saya bisa berkembang kl hanya bljr saat les?
Ruland said
Hi Gebi…
maaf Gebi… sy tidak bermaksud apa-apa, hanya saja pertanyaan Gebi mengingatkan sy saat pertama kali sy mengenal biola…, 2 bulan sy les dan belajar biola hanya menggunakan biola kepunyaan guru saya (sambil menunggu kiriman biolaku tiba)…., andaikan saat ini beliau membaca obrolan kita disini, pasti beliau tersenyum karena tahu persis bagaimana perkembangan sy pada saat itu…
Hari ini, dengan menggunakan kantong doraemon, saya langsung kembali ke tahun 2002…
Sangat disayangkan
kemampuan Gebi tentu tidak berkembang dengan baik, karena hanya seminggu sekali latihannya pun mungkin cuma 1 jam.
tetapi, semua tergantung tujuan kita belajar, kalau hanya sekedar ingin tahu cara menggesek, cara memegang bow, dll, sy rasa kita tidak perlu bersusah payah untuk mengikuti kursus, asalkan kita memiliki teman yang tidak pelit buat memberitahukan caranya hehehe
Tetapi dalam hal ini, mungkin ada baiknya juga ya…, dengan mencoba terlebih dahulu, kita bisa tahu kesulitannya, daripada mungkin sudah terlanjur membeli biola, tahu-tahunya kita merasa rugi karena mungkin saja terasa sulit dari apa yang kita harapkan. namun, bukankah kesulitan itu harus dihadapi?, masa ditinggalkan? keep fighting.
han kyung mee said
kak saya mw blajar biola..
kira kira sya cocook pke ukran biola yg brpa ya?…….
kira” tnggi sya 164-165cm
dn barat sya 45kg
saya perempuan ..
nah kira” ukrn yg ccok brpa ya..
tlong bntuannya (^.^)v
-terima kasih-
Angela said
Pak rulaand.. saya sudah belajar biola 5 tahun .. tetapi di awal pembelajaran saya, dasar-dasar yang saya pelajari tidak mantap , jadi sekarang saya kesulitan dengan mengubah pola pegangan tangan dan jari-jari kiri saya yang kaku. mohon bapak memberi masukan untuk melatih jari-jari saya agar tidak kaku dan lemah dengan latihan-latihan sederhana dan praktis pak.. trims sebelumnya
Ruland said
hmmm… kadangkala sy lebih suka mengatakan ‘belum’ mantap….
Hi Angel…, menarik sekali…, sebenarnya ini tidak mudah untuk dikalimatkan, tetapi sy mencoba memberi beberapa sugesti, berdasarkan pengalaman & kesimpulan sy selama berlatih yah, tapi Angel sendirilah yang perlu menganalisah ‘kenapa’
Kaku bisa disebabkan banyak hal, seperti yg sudah Angel katakan : pola pegangan tangan – ini masuk didalam postur : mulai cara berdidi/duduk, posisi kepala dan dagu, dan lain sebagainya ; tetapi bisa juga karena capek, membuat kita cepat tegang dan tidak rileks ; atau lagi banyak pikiran, dll.
Tangan kanan dan tangan kiri memiliki tugas yang berbeda, tetapi sebenarnya memiliki hubungan erat, seringkali ketika kita menginginkan suara keras (tangan kanan melakukan gesekan keras untuk menghasilkan suara keras), tidak jarang tangan kiri ikut-ikutan menekan dengan keras sehingga membuat kaku.
Coba latihan pada saat cuaca sedang sejuk (tidak terlalu panas), tidak sedang letih /pun banyak pikiran, karena ini turut mempengaruhi latihan.
Kaku, yang disebabkan karena tegang…, semua ada didalam benak/dipengaruhi pikiran kita. Apalagi jika berlatih karya musik yang memiliki tempo cepat (allegro/vivace/presto), cukup berpengaruh dalam memicu jantung untuk ikut berdetak cepat sesuai tempo, hal ini yang sering membuat kita semakin tegang, dan lupa untuk tetap bernafas dan rileks. Semakin tegang, tidak jarang bahu kiri dan dagu kita semakin menekan biola, entah itu dagu yang menekan, ataukah bahu yang terangkat keatas. Hal ini dapat menyebabkan otot-otot lengan, jari, pergelangan tangan, dari tangan kiri kita kesulitan untuk menemukan posisi rileks. Pengaruh ke jari adlh menjadi tdk bertenaga.
Dlm kasus jari yang lemah (terutama jari kelingking), ini membutuhkan waktu yg tdk sedikit dan perlu extra kesabaran. Baik teknik (tangganada dkk) maupun lagu, sangat penting untuk dilatih dgn tempo yg lambat, supaya memberi kita kesempatan utk berpikir & bertindak dgn sadar tentang bagaimana posisi jari yang baik saat menekan senar. Selain hasilnya maksimal, otot-otot jari menjadi kuat secara alami (tanpa paksaan). Yaaah kayak pemain bola, selalu melakukan pelemasan/pemanasan (berlari, lompat dll), dlm upaya memperkuat otot, misalnya spy mampu melakukan tendangan keras.
coba seimbangkan pola berlatih, tidak melulu latihan lagu tempo yg cepet/ melulu lagu yang sloooow….
dan perbanyak perbendaharaan lagu juga teknik, buat nambah wawasan mengenai banyak hal : mulai dari ritme, teknik menggeseknya harus gimana, dsb, dan tidak ada salahnya mencoba teknik-teknik yang belum pernah kita coba, krn dari situlah kita jadi tau apa yang harus kita benahi.
salah satu hal penting dalam bermain biola adalah rileks…, namun ‘rileks’ emang perlu didukung oleh sejumlah teknik. Sedangkan dalam setiap (sebuah) latihan rileksasipun memiliki tujuan sendiri-sendiri, ada yang bertujuan melemaskan pergelangan tangan, jempol, otot jari, bahu, dsb, dan sulit untuk melakukannya secara bersamaan
, sehingga terkadang kita perlu memilah-milah terlebih dahulu / dilatih secara terpisah (tp yg ini sulit utk sy jelaskan, maaf), tp mudah2an salah satu contoh bentuk rileksasi (video) punya bpk. Todd bisa membantu memberi masukan. -> http://www.youtube.com/watch?v=g9WUdDoj2Hg&feature=channel
Dari semua ini, emang kita harus terus berpikir dan terus mencari.
Huuuuhhh panjang yah
….. moga gak bosan…btw semoga masukannya bermanfaat…
yuni said
mksih ya pak…
dgn ada’y blog ini saya jd lbih termotivasi dan jadi bsa lbih giat lg lthan’y..
hehehe
andika said
pak,kalau megang bow katanya harus relax dan pas menggesek ga boleh kaku trus gesek nya menggunakan gravitasi..
tp pas saya mencoba lama kelamaan posisi jari berubah dan rasanya ingin jatuh..
cara nya untuk megang bow agar tetap relax saat menggesek bagaimana ya pak..?
Ruland said
Halo Andika…. maaf, lama baru saya merespon….
Yap betul, menggunakan dan mengikuti gravitasi …. hmmm… tapi ntar dlu ya, sy susun dulu kalimatnya biar kata-kataku gak kebolak balik heheh
Ruland said
Hiuuuh maaf lama sekali… iya setelah sy baca ulang rasanya sy baru cukup mengerti maksudmu…, sebenarnya ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk membentuk otot jari dan telapak tangan agar lemas tetapi kokoh… hanya ada 1 cara, terus latihan, lama kelamaan jarinya akan terasa lengket sendiri di bow, dan rileks
Sebenarnya di video lesson.nya bpk Tod Ehle ada (youtube) – http://www.youtube.com/user/professorV, cuma sy lupa dibagian mana yang beliau singgung tentang jari tangan kanan, harus diliat lagi satu-persatu,
maaf
alvin said
pa guru saya baru belajar biola.mengapa sering sekali ketika bow saya tarik kebawah,suara yg seharus nya senar hasilkan malahan tidak keluar(tidak berbunyi)?
thx
Ruland said
Hallo Alvin….
apakah Alvin sudah memberikan hars yang cukup dan merata pada keselurahan rambut penggesek? sehingga bow licin sehingga tidak berbunyi, atau bisa juga tangan kita yang kurang menekan bow dengan baik… semoga berhasil
wahyu said
pak punya, kumpulan”
not angka buat lagu” umum gk…
trima kasih sbelum nya.
Ruland said
Halo Wahyu….
Sy gak punya, saya aja beli di Gramedia, buat referensi…
djuan said
waaaaah…..butuh kesabaran bgt pak guru…. sampai skr suara biola saya masih goyang2..hhhe.
sangat mnguji ksabaran.malah saya lbih cendrung sennag dengan permainan jari pdahalah kta guru saya jika pnggesekan ny bgus suara bilanya akan lebih mksimal….
apa ada cara yg sedikit cepat agr pnggesekkanya jdi indah om???hhheh
mkasieee
Ruland said
Halo Djuan… maaf lama sekali saya merespon…
cara tercepat adalah menggunakan cara yang paling lambat, jika dipaksakan kita akan selalu merasa ada yang kurang, atau kadang merasa gagal, atau kadang merasa kenapa kok sulit sekali yah… hehehe kalo mau sabar 2 s/d 3 bulan latihan penggesek dengan tempo lambat, hasilnya tidak akan pernah kita duga… jangan patah semangat….
Iya, melatih kesabaran….
kalau baru masuk TK kan gak mungkin lompat langsung ke SMP, kan lewat SD dulu kan hehehe
mega said
menjadi guru biola tuh sangat ribet.
dan harus sangat berhati2….
apalagi tuk tehnik.
Ciang said
Terima kasih, blog-blog Bapak sangat membantu saya belajar bermain biola, saat ini saya menginjak bulan kedua belajar biola secara otodidak. alat musik yang saya kuasai sebelumnya adalah piano dan gitar.
Ketika saya menggesek senar dengan bow, seringkali bow nya bergeser ke bawah, apakah karena itu suaranya jadi tidak jernih (seperti ada bunyi kresek-kresek selain nada yang seharunya di bunyikan) bagai mana cara melatihnya agar ketika bow tidak bergeser. saya mencoba saran Bapak ketika menggosok rambut bow dengan rosin, agar melakukannya seakan-akan seperti sedang menggesek senar. tapi masih sering lepas dari rosin tersebut.
Kendala kedua, kadang-kadang ketika sedang kurang konsentrasi, ketika menggesek senar E hanya bunyi berdenging. setelah mencoba berkonstrasi lagi, baru keluar bunyi yang seharusnya. tapi saya masih tidak mengerti mengapa saat itu hanya berbunyi berdenging saja.
Ruland said
Saya juga sangat berterima kasih kembali…, sy mendapat informasi penting, ternyata bagian yang Ciang tanyakan adalah penting, dan saya melupakannya…
Bow sering bergeser tandanya gesekan belum lurus, dan itu memang mempengaruhi bunyi, bow di gesek ditengah (antara bridge dan fingerboard) – kira-kira diatas lubang bulat dari F-Hole…
hmmm coba teliti kembali siku dan lengan, barangkali ketika menggesek, siku terlalu keluar ke arah kanan, sehingga bow mudah bergeser…
iya, emang butuh konsentrasi
dan suara berdenging itu muncul karena 2 hal utama, pertama : saat menggesek – bow kurang ditekan
kedua : kekurangan hars – rambut bow licin, fungsi hars untuk membuat sebuah rekatan antara rambut bow dengan senar…
jangan khawatir, bunyi berdenging ini memang sering dialami, ini merupakan hal yang wajar, lama kelamaan akan hilang.
semoga ada pencerahan…
silmi said
makasih ya
menigkatkan latihan saya….
Ruland said
Sama2 Silmi…, dengan menulis disini, sayapun jadi termotifasi untuk terus berlatih…
Hendy said
Trimakasih ya om…
lumayan dengan adanya gambar dan teks dalam gambar menjadi anak atau siswa keponakan dpt belajar sendiri
Ruland said
Sama-sama pak Hendy…
Saya pun turut senang kalau tulisan dan gambar yang ada bisa membantu…
Salam.
nuy said
pak guru…
aku mw bljr biola!!!
ruland said
Silahkan….
izal giovana said
lapor pak guru!!.. saya izal 16 tahun..heu.. saya juga pengen belajar main biola.. pengen mahir juga nihh.
tapi ga punya alatnya buat belajar.. kalo mau beli yang murah buat pemula dimana ya?? dan berapa harganya??
Ruland said
Yang pasti belinya di toko penjualan alat musik, harganya berkisar antara 300 s/d 800 ribu….
l.e.o.n.i | v.i.o.l.i.n.i.s.t said
hueee… astaga. pa gru ribet skali.. ckckck
males baca langsung.. hehehehe ^^v
ruland said
etty said
Pak Ruland…makasih banyaaaaakkkk…sy lagi kesengsem ma biola n udh 2 tahun biola sy ngegantung hehe..tp skrg lagi mood lgi…dulu bljar males sekali coz yg ngajar kyknya lambaaatttt….(sy dah maen piano n gitar)…dengan blog ini sy bisa bljr dg baekk deh…makasihhh skali lagi:))….sy doain Bpk diberkati krn udh jd berkat buat org laen:) aminnnn
Ruland said
Wuaad’duh…. sama-sama Etty, terima banyak juga …..
Teman-teman yang memberi komentar/pertannyaanpun sebernarnya adalah juga berkat bagi saya