Simple Gift

Knowledge is not skill, knowledge plus 10.000 repetitions creates skill – (Sinichi Suzuki)

Belajar Biola 08 – Teori Musik

Teori Musik Penuntun

Petunjuk Nama Nada

Gambar – Petunjuk Nama Nada (Klik disini untuk melihat gambar ukuran besar)

@ Nama nada – menggunakan huruf abjad A s/d G (A B C D E F dan G).

@ Simbol # dibaca kruis.

  • Simbol ini digunakan untuk menaikkan nada setengah laras.
  • Jika sebuah nada, misalnya F ditambahkan #, menjadi F# maka dibaca F kruis, atau hanya ditambahkan akhiran “is”, menjadi Fis.
  • Setiap nada yang sudah mendapat tambahan tanda #, menunjukkan bahwa nada tersebut telah dinaikkan ½ (setengah) laras / setengah nada.

@ Simbol b dibaca mol.

  • Simbol ini digunakan untuk menurunkan nada setengah laras.
  • Jika sebuah nada, misalnya B ditambahkan b, menjadi Bb, maka dibaca B mol atau hanya ditambahkan akhiran “es”, menjadi Bes. Kalau nadanya A atau E, maka hanya ditambahkan huruf “s”, menjadi As atau Es.
  • Setiap nada yang mendapat tambahan tanda b, menunjukkan bahwa nada tersebut telah diturunkan ½ (setengah) laras / setengah nada.

Jadi, misalnya nada G – kalau diturunkan setengah laras, menjadi Ges ; Kalau dinaikkan setengah laras menjadi Gis.

@ Sekarang, misalkan nada G#, nada ini, sebenarnya bunyinya sama dengan nada Ab. Perbedaannya hanya terletak pada nada dasar yang digunakan.

______________________________________________

@ Tanda # (kruis) atau b (mol) adalah simbol yang dibubuhkan untuk menentukan nada dasar yang digunakan, disebut dengan Tanda Mula.

Misalnya :

1# (dibaca = satu kruis) menunjukan nada dasar yang digunakan adalah G Mayor, atau pada relatif minornya, yaitu Em / E minor;

2# (dibaca = dua kruis) untuk nada dasar D mayor atau relatif minornya, Bm ; dan seterusnya (lihat daftar tangga nada).

  • Simbol #, digunakan pada nada dasar G, D, A, E, dan B (lihat tabel), dan
  • Simbol b, digunakan pada nada dasar F, Bes, Es, As, dan Des (lihat tabel).

@ Nada dasar C mayor, disebut sebagai tanda mula Natural karena bila dilihat pada keyboard, semua susunan nada-nadanya menggunakan tuts berwarna putih.

@ Sedangkan, tanda mula 1# (satu kruis) atau 1b (satu mol) bila dilihat pada keyboard : susunan nada-nadanya hanya menggunakan satu buah tuts hitam. Maka tanda mula 2# (dua kruis) atau 2b (dua mol) berarti menggunakan 2 tuts hitam, . . . dan seterusnya.

Jadi, jika nada dasarnya menggunakan tanda # (kruis), maka nama nada yang digunakan dalam tangga nada tersebut akan menggunakan tanda # (ber-akhiran “is”), begitupun sebaliknya dengan tanda b (mol).

________________________________________________________

Jarak nada pada tangga nada mayor adalah : 1 1 ½ 1 1 1 ½

Sedangkan tangga nada minor biasa adalah : 1 ½ 1 1 ½ 1 1

________________________________________________________

Daftar Susunan Nada Pada Tangga Nada

Berikut ini adalah daftar tangga nada mayor dan minor yang dapat dipelajari, sekaligus sebagai acuan dalam menentukan letak jari (nada) pada fingerboard (baca halaman Belajar Biola 07 – Teori & Teknik Menemukan Nada).

Tangga Nada Mayor (Klik disini untuk melihat gambar ukuran besar)

 

Catatan : untuk tangga nada C# minor, sengaja diberi warna merah untuk mengingatkan bahwa tangga nada ini dimainkan pada posisi penjarian yang berbeda, jadi anda membutuhkan ketelitian dan kesabaran untuk memahaminya.

_________________________________________________________________________________________

Tangga Nada Minor (Klik disini untuk melihat gambar ukuran besar)


__________________________________

Belajar Biola 09 – Saran & Tips

7 Responses to “Belajar Biola 08 – Teori Musik”

  1. lusmas said

    satu itu maksudnya jumlah yang dihasilkan dari # + # = 1 pada tangga nada kibord atau lebih jelasnya setengah tambah setengah = satu,,,,,, semoga mengerti dan membantu.

  2. yunarka said

    Terimakasih Pak atas tulisannya dan saya copy saya tunggu kreatifitas Bapak selanjutnya Yunarka BMKG Yogyakarta HP 085228778323

  3. edwinvaiin said

    Luar biasa postingnya gan… Sangat bermanfaat. Anyway, jika sempet, mampir ke blog aku ya http://guitaronsky.blogspot.com/ Terima kasih… :)

  4. budiawan said

    mohon pencerahannya mas
    kan diatonic scale itu : 1-1-1/2-1-1-1-1/2
    yang pengen saya tau nilai untuk “1″ itu 1 apa??? 1 meter(m)? 1 kilogram(kg)? 1 decibel (db)?
    kan bingung juga klo ada yg bilang “jaraknya 1″, persepsi kita kan bisa aja langsung kepikiran satuannya apa? toh diantara nada chromatic kan masih ada micro interval tone. misal dari C4 ke C#4 frekuensinya kan 440,000 hz – 466,164 berarti masih ada kemungkinan 26.164 pilihan micro tune itupun kalo desimalnya diambil 3 angka di belakang koma.

    ada yg bilang 1 itu loncatin satu nada, coz klo langsung ke nada yg diloncatin nilainya setengah, nah jadi kalo lewat 2 nada berarti nilanya jadi 1 1/2 alias 3/2 alias 1,5..klo itu menurut saya sebuah penyederhanaan aja, tapi nilai 1 dan setengah itu saya yakin sebuah nilai pasti, coz semua nada dasar memainkan interval yang sama. berarti ada sebuah teknik menhitung tertentu yg menghasilkan komposisi tu : 1-1-1/2-1-1-1-1/2 atau 1/2-1/2-1/2…/2-1/2-1/2dst (kan scale gak cuman diatonic doang hehe, tapi basic semuanya berasal dari interval diminished second)

    jadi mohon dijelaskan bagaimana kita mendapatkan nilai 1 dan setengah secara matematis dan ilmiah.. :)

    • Ruland said

      Sebenarnya jarak 1 atau setengah saya rasa sudah sangat jelas di halaman sebelumnya, bahwa saya kaji dari segi visual, dan itu jarak satu adalah sebutan yang digunakan secara visual… kalau mau diperhitungkan secara ilmiah/matimatis, dari frekuensinya emang benar, dan sebenarnya masih terdapat nada diantara C dan C#, tapi tidak semua orang bisa membunyikannya…, mungkin manusia tahun 3000 bisa membunyikan dengan suaranya sendiri :D

      Tapii, sebelumnya saya mohon maaf, meskipun saya tahu dan sedikit mengerti bahwa musik sangat erat hubungannya dengan matimatika, tetapi jujur saja bidang saya bukan disini, jadi saya tidak bisa memberikan pencerahan apapun secara matimatis dan ilmiah. Soalnya saya seniman, bukan ilmuwan :D jadi maaf saya tidak bisa memberikan jawaban sesuai dengan apa yang diharapkan…

      Salam.

      • budiawan said

        oia ya ada di halaman sebelumnya..hehe
        tapi kan kalo secara visual gak jadi ukuran “1″ yang sama rata,,fret guitar aja kan semakin ke arah tune hole semakin kecil jaraknya, mungkin sama juga ya di biola juga???kan sama2 strings…saya berasumsi baris nada pada biola itu ada hubungannya dengan baris logaritma, ntar ya saya mau nyoba ngitung dulu..hehe

        mengenai kalimat yang ini saya setuju banget:
        “dan sebenarnya masih terdapat nada diantara C dan C#, tapi tidak semua orang bisa membunyikannya…,”
        kan saya udah bilang mas
        misal dari C4 ke C#4 frekuensinya kan 440,000 hz – 466,164 berarti masih ada kemungkinan 26.164 pilihan micro tune itupun kalo desimalnya diambil 3 angka di belakang koma.
        saya tambahin, dan setiap orang pasti bisa membunyikannya, apalagi pemaen biola..kan biola alat musik fret less, guitar aja bisa tinggal bending aja mas, dapet tuh nada antara C ma C# iya gak????..hehe

        • Angela said

          ukuran “1″ itu hanya gambaran untuk mengukur jarak . tidak bisa di samakan dengan cm atau m karena tidak semua jarak antar nada dapat dihitung dengan satuan matematika . semoga membantu .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.